Monday, May 9, 2016

Memilih Hukuman yang Tepat bagi Pemerkosa Yuyun

Ketika berkali-kali membaca berita tentang pemerkosaan yang dilakukan oleh empat belas lelaki (terduga manusia) terhadap seorang anak perempuan berinisial Yuyun tiba-tiba dada saya terasa sesak. Saya tercenung membayangkan kekejian yang di luar akal sehat manusia. Dalam keadaan mabuk, mereka mencegat seorang gadis remaja kemudian memerkosa dan membunuhnya. Seekor ayam jantan yang nggak pernah sekalipun menempuh pendidikan sekolah dasar tidak akan melakukan perbuatan sekeji itu. Bagi ayam jantan, untuk membuktikan keberanian dan kejantanannya, dia hanya akan merayu seekor ayam betina, bukan dengan mengajak tiga belas temannya memperkosa apalagi membunuh seekor ayam betina. 

Akan tetapi, di Indonesia ini, di negara yang dasar negaranya Pancasila dan tercattat ada enam agama resmi serta ratusan agama lokal lainnya, ada empat belas makhluk berjenis kelamin laki-laki (terduga manusia ) yang di di dalam kepalanya diselipkan otak untuk berfikir justru memerkosa dan menghabisi nyawa seorang anak perempuan yang masih berusia belasan tahun. Mereka berfikir bukan dengan otak yang ada di kepalanya, melainkan hanya menggunakan dengkul dan benda bergelantungan yang ada di atasnya. 

Bangsa yang didongengkan merupakan bangsa yang beradab, penuh tata krama dan berbudaya adiluhung ternyata memiliki generasi pecundang yang tidak sedikitpun memiliki rasa kemanusiaan. Dugaan sementara bahwa mereka adalah sekelompok manusia, terbukti salah total. Berdasar alat berfikir yang mereka gunakan, mereka belum bisa dianggap kelompok homo sapiens.

Dengan demikian, POLRI tidak berhak menangani kasus ini. Pihak yang paling tepat untuk menangani kasus ini adalah Kementrian Kehutanan yang memiliki banyak Kebun Binatang. Makhluk-makhluk yang hampir bisa dipastikan bukan manusia tersebut tidak layak ditempatkan dalam POLRES atau Rutan manapun. Tempat yang tepat bagi mereka adalah adalah kandang singa di Taman Safari, Pulau Komodo dan akuarium berisi piranha di Sea World, Ancol. Atau Pemerintah juga bisa mengundang beruang yang pernah melakukan percobaan pemerkosaan terhadap Hugh Glass dalam The Revenant. Biarkan 14 pemerkosa tersebut diperkosa oleh beruang tersebut.

Meskipun begitu, Kepolisian akan tetap bersikukuh menangani kasus ini. Kepolisian akan tetap menganggap bahwa pelaku pemerkosa ini adalah manusia. Pemerkosa tersebut akan diadili dengan menggunakan hukum yang berlaku bagi manusia Indonesia.

Berdasarkan berita di berbagai media, kelompok pemerkosa tersebut akan dibagi menjadi dua. Kelompok di bawah umur dan kelompok di atas umur ?. Kelompok di bawah umur adalah kelompok yang masih berusia di bawah tujuh belas tahun, sedangkan kelompok yang kedua adalah mereka yang sudah berusia 17 tahun. Kelompok di bawah umur dikabarkan hanya akan menerima vonis maksimal sepuluh tahun penjara, sedangkan kelompok yang sudah berumur kemungkinan akan menerima vonis hukuman maksimal lima belas tahun penjara. Usul saya, agar tidak ada pembagian di bawah umur, sebaiknya para pelaku ditahan hingga berusia tujuh belas tahun, setelah itu baru dilakukan proses pengadilan terhadap mereka.

Berbagai wacana hukuman yang akan diterima pelaku pemerkosa tersebut, mendapat banyak tanggapan dari berbagai pihak. Banyak pihak yang menganggap hukuman penjara maksimal lima belas tahun merupakan hukuman yang kurang adil. Salah satu pihak  di antaranya adalah KPAI. Organisasi ini menyarankan bahwa hukuman yang tepat bagi pelaku pemerkosa adalah hukuman mati. Hukuman pencabutan nyawa pemerkosa juga menjadi pilihan dari para netizen yang geram dengan empat belas pelaku pemerkosaan.

Selain hukuman mati, di televisi juga muncul wacana hukuman kebiri terhadap para pemerkosa. Ini juga bisa menjadi hukuman yang tepat karena diharapkan setelah dikebiri, para pemerkosa tidak akan lagi berfikir mempergunakan benda bergelantungan di atas dengkul mereka, melainkan menggunakan otak mereka.

Akan tetapi, berbagai jenis hukuman itu itu baru sebatas wacana. Hukuman mati, hukuman kebun binatang dan hukuman kebiri hingga saat ini belum ada landasan hukumnya. Hukuman yang sudah ada landasannya adalah hukuman kurungan selama sepuluh tahun atau lima belas tahun. Masyarakat harus menerima, hukuman kurungan itulah yang akan digunakan Polisi untuk menjerat pemerkosa (yang bukan manusia).

Sunday, October 23, 2011

Kamu nggak tahu internet ya, NDESO !!

"Kamu nggak tahu internet ya, NDESO !!" Kata Tukul dengan mimik muka seperti merendahkan. Lalu ada juga kalimat, "Yang punya rumah ini artis, mukamu Ndeso!!", Kata seseorang kepada Tukul. Anda pasti tahu, penggalan kata kata di atas?. Kira kira seperti itulah penggalan percakapan di iklan salah satu operator Telepon Seluler di Indonesia. Anda akan dikatakan ndeso ketika tidak tahu internet. Anda akan dikatakan ndeso ketika di restoran macam KFC lalu mengatakan "saya pesan es teh". Anda akan dikatakan ndeso ketika mendengarkan Gamelan. Lhah kenapa bisa begitu?
Apakah maksud kata "Ndeso" sebenarnya?. Di Kamus Besar Bahasa Indonesia versi Online saya tidak menemukan arti kata tersebut. Tapi saya menemukan sebuah kata yang mungkin bermakna sama, yaitu Kampungan. Dalam KBBI tersebut, Kampungan berarti a 1 ki berkaitan dengan kebiasaan di kampung; terbelakang (belum modern); kolot; 2 ki tidak tahu sopan santun; tidak terdidik; kurang ajar. Oh ya anda bisa mendownload KBBI melalui link ini
Untuk sementara kita anggap kata Ndeso=Kampungan. Jadi di iklan operator tersebut kalimatnya menjadi ""Kamu nggak tahu internet ya, KAMPUNGAN !!". Dan, "Yang punya rumah ini artis, mukamu Kampungan!!". Dan menurut saya, maksud iklan tersebut adalah pada arti nomor 2 yaitu : tidak tahu sopan santun; tidak terdidik; kurang ajar. Tapi kalimat "mukamu ndeso"?. Bagaimana coba mengartikannya?

Saya sendiri kurang tahu sejak kapan kata "ndeso" selalu dikaitkan dengan sesuatu yang negatif. Padahal pada kenyataannya masyarakat desalah yang memiliki sikap sikap positif seperti andhap asor, tenggang rasa, suka menolong. Desa juga memiliki berbagai macam keindahan alam dan budaya yang tidak terdapat di kota. Sungai, hutan dan Sawah yang begitu luas dengan hamparan padi yang seringkali menjadi obyek fotografi orang orang kota. Anda bisa menonton tayangan tayangan dari Kompas TV tentang keindahan alam dan kebudayaan yang terdapat di berbagai desa di Indonesia.
Jika kita kembali ke iklan operator tersebut, kita bisa melihat dan mendengar dengan jelas bagaimana kata "ndeso" digunakan dengan maksud meremehkan atau bahkan mungkin "menghina" lawan bicara. Salah satu hasilnya, saat ini begitu mudah anak anak di desa bahkan menggunakan kata "ndeso" untuk membully lawan bicaranya.

Meskipun ada hal hal negatif tentang desa, tidak seharusnya mengkaitkan sesuatu yang "tidak terdidik", kurang ajar dengan kata ndeso. Karena saat ini, pendidikan sudah merata termasuk di pedesaan.
Maka sudah tidak ada gunanya ndeso selalu di marjinalkan dan direndahkan. Apalagi sampai ditayangkan di televisi. Stop penggunaan kata "ndeso" untuk hal hal negatif.

Tuesday, August 16, 2011

Siapakah Malaikat yg sangat dekat dgn Kita?

Hormati ibu..Darah daging kita dari air susunya...Jiwa Raga kita dari kasih sayangnya.
Setetes air mata ibu jauh lebih berharga daripada segalon air mata kekasih, jgn sampe Tumpah.
Suara Tangisan yg paling memilukan di Dunia, adlh tangis seorang ibu yg merasa gagal mendidik anak2nya.
Sayangi Ibu,1 Mawar yg kt berikan pdnya HARI INI,jauh lbh baik dibanding 1000 Mawar yg kt berikan NANTI diatas kuburnya.
Byngkan wjh ibunda tercinta yg sdg tidur, lalu bayangkan nanti saat matanya tdk terbuka lagi, Apa yg sdh kt berikan untuknya?.
Ya Allah, rendahkanlah suaraku, perindahlah ucapanku, lunakkanlah watakku, lembutkanlah hatiku terhadap Ibu ku.
Siapakah Malaikat yg sangat dekat dgn Kita?....Kita biasa memanggilnya IBU.
Simpan sejenak kesibukan2 duniawi yg slalu membuat lupa untuk pulang...jenguklah ibu yg setia menanti dgn kasih sayang.
Jangan sampai kita kehilangan saat-saat yg akan kita rindukan di masa datang.
Jangan Sampai.....
Kalau Ibu udah ngga ada...kita hanya bisa melihat tempat tidurnya yg kosong.
sumber : http://www.twitter.com/ranggaumara

Thursday, August 4, 2011

Ketika Aku Menghitung Nikmat Dari-Mu

Persamaan bintang di langit dengan nikmat dari Allah adalah sama sama tak bisa dihitung. Begitu kira-kira update status saya di facebook beberapa hari yang lalu. Begitu banyak nikmat yang diberikan oleh Allah terkadang membuat kita tak merasakan. Namun tak ada salahnya sekali-kali kita perlu "menghitung nikmat dari Allah". Lhah, bukannya nikmat dari Allah tidak bisa dihitung? iya saya setuju. Tapi toh tidak ada salahnya kita perlu menghitung nikmat Allah tersebut agar merasakan syukur setiap hari.

Terkadang jutaan nikmat tersebut kalah dengan sebuah kegagalan. Contoh, kita gagal saat bernegosiasi dengan pembeli. Akhirnya barang dagangan kita tidak jadi terjual. Hal ini bisa membuat kita merasa gagal di segala bidang, Padahal Juragan Lela (Lele Laku), Mas Rangga Umara pernah mengatakan,"Yang gagal itu usaha kita, bukan orangnya". Nah kan !.
Kembali ke masalah hitung menghitung nikmat. Baru saja saya membuat list yang berisi nikmat dari Allah. Mulai dari nikmat bernafas, nikmat bisa nulis di blog, nikmat bisa ngetik, nikmat bisa memandang dengan jelas, nikmat bisa tersenyum dan lain-lain.
Lalu apaaahhh tujuan menghitung nikmat , tujuan saya adalah agar pikiran dan hati khanya berisi kebaikan dan rasa syukur atas segala nikmat dari Tuhan. Dan seberat apapun kegagalan dan permasalahn, akan bisa teratasi. Tak semestinya satu kegagalan meruntuhkan rasa syukur kepada Allah.

Selamat Datang Ramadhan 1432 H

Senja sore ini sungguh berbeda dengan senja 5 hari yang lalu. Bukan karena keadaan langitnya, akan tetapi suasana penduduk bumi yang beragama muslim. Jika dulu senja, sering terlewat, maka sejak 1 Ramadhan kemarin, senja yang beriringan dengan Adzan Maghrib merupakan sesuatu hal yang sangat ditunggu Umat Muslim yang sedang menunaikan ibadah puasa.
Seringkali kita melihat keindahan Senja melalui perubahan warna langit dari terang menuju gelap. Hingga tak jarang saya memotret Senja melalui sebuah Hand phone. Kini keindahan senja bertambah, sejak 1 Ramadhan 1432 H.
ya, mulai 1 Ramadhan jutaan umat muslim di seluruh penjuru dunia menunaikan ibadah puasa. Ibadah puasa Ramadhan adalah ibadah wajib bagi Umat Islam. Disaat inilah Umat Islam menahan lapar dahaga dan menahan nafsu. Tentu Tujuan akhir dari Ibadah puasa bukanlah pesta pora saat Idul Fitri tiba, melainkan bertambahnya Taqwa yang dibuktikan dengan tingkah laku dan perbuatan sehari hari. Selamat menunaikan Ibadah Puasa 1432 H, Semoga Allah memudahkan langkah kita mendekat kepada-Nya, Amin.

Tuesday, July 19, 2011

Tips menjadi Pengusaha - Rangga Umara

Terkadang banyak sekali kendala saat kita baru memulai sebuah bisnis. Konon, hal yang berat adalah saat mau memulai sebuah bisnis. Tapi ada tips tips bagus yang saya kumpulkan dari twitternya mas @ranggaumara ,seorang pengusaha Pecel lele yang sukses dan beliau mau berbagi tips suksesnya. ok langsung saja, cekibrooooott
1. Setiap orang pd dasarnya bisa menjadi Pengusaha….tapi stlh ACTION Bnyk yg Gagal tapi Bnyk juga yg Sukses
2. Tangga Mimpi menjadi Pengusaha bisa diartikan sebagai sebuah PROSES yang tidak bisa dipotong….alias Jalur Alamiah seorang Pengusaha

3. Banyak orang ingin mengambil cara2 yang Instan, Baru buka Usaha Mau Cepet Kaya….biasanya mah malah ngga Kaya2
4. PROSES tidak bisa DILEWATI….tapi DINIKMATI…..
5. RUGI atau UNTUNG itu Akumulasi dalam Perjalanan Kita menjalankan Usaha…
6. Jgn Blm apa2 udah ngaku Rugi…atau blm apa2 udah mau Untung Besar
7. BISNIS juga sama seperti OLAHRAGA…..Perlu LATIHAN, FOKUS & KONSISTEN supaya kita cepat MAHIR atau TERLATIH
7. Prnh denger begitu Presisi-nya seorang Michael Jordan setiap dia melempar bola ke keranjang basket…Dia berlatih 350 lemparan tiap hari
8. Kalau kita lihat Para Pengusaha Sukses, mereka juga melakukan hal sama….Berlatih terus & Ngga pernah Berhenti
9. Pengusaha berlatih dgn Rugi, Ditipu Orang bahkan sampe Bangkrut…..tapi mereka ttp BANGKIT & mau Mencoba Lagi
10. Makanya Berlatihlah dgn usaha yang sederhana2 dulu…kemudian MIMPIKAN dari suatu yg sederhana bisa menjadi Hebat Nantinya
11. Jangan dibalik, kebanyakan kita baru mulai usaha mikirnya mau langsung yg Hebat2, akhirnya mah ngga mulai2..melangkah sj dulu
12. Mari kita lihat Siklus perjalanan sebuah Usaha seperti apa
13. 1. Inception atau Persimpangan..Dalam Fase ini seorang pengusaha biasanya masih lemah dalam sistem & Keuangan dan masih kerja sendiri
14. Di Fase #1 biasanya seorng pengusaha masih merangkap sebagai investor,bagian keuangan, marketing sd Office Boy alias OB
15. 2.Prototype Dlm Fase ini biasanya sdh mulai memiliki pengetahuan brdsrkan pnglmn2 yang dilalui sehingga bisa membuat Model/Prototype
16. Di Tangga #2 biasanya masalah yang dihadapi lebih pada permodalan untuk mengembangkan usaha….di tangga ini mash blm dilirik Bank
17. Di Tgg #2 krn blm dilirik oleh Bank, yg mgkin dilakukan adlh menggandeng "Angel Investor", Bisa Ortu, Teman, Saudara bhkn smp Rentenir
18. Di Tangga #2 Masalah yg dihadapi biasanya berkaitan dengan kemitraan…Pastikan setiap kerjasama selalu dimulai dgn Hitam diatas Putih
19. Di Tangga #2 Hati2 dlm bermitra krn sistem kita blm teruji, marketnya jg blm terbentuk pastikan dlm bermitra siap sama2 terima resiko
20. 3. Di Tangga ke 3 atau “Roll Out” kita pasti sdh lebih terlatih lagi & mulai bisa melepaskan diri dari masalah2 yang ada
21. DiTangga #3 org2 sdh mulai bisa melihat pertumbuhan usaha kita, biasanya mulaiah msk permodalan dari korporat sperti dana pensiunan dll
22. Di Tangga #3 ini biasanya seorang pengusaha sdh mulai bisa “bernafas” krn pnglmn sdh cukup & mulai bisa mengendalikan Cashflow nya
23, Tangga #4 “Rapid Growth” di fase ini kita sdh bs dikategorikan terlatih, mulai bisa ekspansi kemana-mana, krn sdh memilliki sistem & SDM
24. Di Tangga #4 ini Permodalan sdh tidak lagi menjadi masalah krn Bank sdh mulai melirik & investor pun sdh mulai berdatangan sendiri
25. Di tangga #4 tapi harus hati2, ekspansi yang gencar tnp diimbangi persiapan sistem & SDM malah bisa jadi Bumerang
26. Di Tangga #4 Pastikan segala sesuatunya sdh siap, sistem yg terus di update dan menggunakan SDM berpengalaman
27. Di tangga #4 Banyak juga pengusaha yg masuk ke fase ini terlalu cepat, akhirnya hilang kepercayaan.di fase ini pastikan sdh betul2 siap
28. Di tangga #4 ini harus Hati-Hati, setiap Investasi hrs betul2 digunakan buat Ekspansi bukan Eksperimen
29. Tangga #5 “Expansion” seorang pengusaha sdh mulai memikirkan untk trs menambah usahanya bisa intensifikasi or diversifikasi bisnis lain
30. Di Tangga #5 ini sdh bisa dipastikan bahwa sistem yang bekerja….tugas pengusahanya hanya bermimpi “mau buka apalagi ya?
31. Nah ini dia Tangga yg paling Oke 6# “Maturity”….di fase ini sdh bisa dipastikan seorang pengusaha posisinya betul2 sudah “Establish”
32. Di Tangga #6 Permodalan sdh bisa di Go Public-kan or IPO initial Public Offering……jgn bayangin kita dpt berapa yg jelas Buanyak deh
33. Nah itu lah dia Tangga Perjalanan sebuah Usaha di Seluruh Dunia…pertanyaanya berapa lama kita bisa melewati Tangga2 trsbut??
34. Jawabanya adalah Relatif, tapi semakin kita Yakin,Fokus & Konsisten maka Tangga demi tangga relatif bisa kita lewati dgn cepat
35. Tangga adalah Proses…jgn prnh merasa gagal kalau kita baru melewati satu anak tangga….ngga ada kata gagal cuma caranya aja yg blm bener
Nah Mulailah melangkah begitu ada Kesempatan...Lupakan Kesempurnaan...Sempurnakan Usahanya sambil jalan
Selamat menjadi Pengusaha dgn menaiki tangga demi tangga....See U at The TOP :)

Saturday, June 4, 2011

Hujan Bulan Juni - Sapardi Djoko Damono (Musikalisasi)

Hujan Bulan Juni
Sapardi Djoko Damono


tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

Download Musikalisasi Hujan Bulan Juni