Wednesday, January 5, 2011

Buku Tentang Skizofrenia - Gelombang Lautan Jiwa Sebuah Psikomemoar karya Anta Samsara

"Aku bangun dari maut dalam ruangan yang bersekat. Kakakku memandang kepadaku. Ternyata semua yang ada didunia masih ada. Ini rumah sakit umum dan aku kecewa. Karena aku tidak mati.
Pikiranku sebelum aku disini sangatlah tertekan, merasa tidak punya masa depan. Skizofreniaku tak kunjung sembuh. Kakak pertamaku, yang sedang memandangku, sebelumnya memarahiku, karena ialah yang selalu menanggung biaya pengobatan penyakitku.
AKu terus kehilangan hal yang bermakna: hidupku, jiwaku, harapanku. Aku tak sanggup lagi menahan derita. Hidup ini terlampau berat untuk dilanjutkan. Dunia dan aku adalah dua kenyataan yang tak pernah saling memahami. Maka akupun memutuskan untuk bunuh diri : aku menelan 27 butir Clozapine 25 Miligram; dan juga semua diasepam 2 miligram yang aku punya, mungkin 60 butir. Namun aku sungguh kecewa, karena aku tak mati.
Disampingku berbaring seorang penderita diabetes akut. Kakinya kudung sebelah. Dan betapa mengerikan kakinya yang sebelah lagi, karena berlubang besar dibagian bawah telapak kakinya. Seorang lelaki muda, mungkin anaknya, setia menunggunya.
Namun apakah.........."


Paragraph diatas adalah sepenggal tulisan dari sebuah Buku berjudul Gelombang Lautan Jiwa - sebuah Psikomemoar karya Anta Samsara. Buku ini menceritakan perjuangan Anta Samsara yang berjuang melawan penyakit Skizofrenia.
Buku ini membuka pemahaman banyak pihak terutama bagi penderita Skizofrenia maupun keluarga yang merawatnya. Selama ini kita memang mengenal Skizofrenia sebagai penyakit Jiwa, Sakit jiwa. Dan penderita Skizofrenia lebih dikenal banyak orang sebagai Orang Gila. ya orang sering menjadikan "orang gila" sebagai bahan ejekan. Keterlaluan memang, tapi ini mungkin karena keterbatasan informasi yang mereka miliki sehingga dengan seenaknya menghina bahkan berbuat kasar.
Namun skizofrenia tak jauh beda dengan penyakit lain, dimana kita tetap memerlukan perawatan obat untuk mengontrol kadar dopamin. Hal ini sama seperti penderita Diabetes Melitus yang harus terus mengkonsumsi obat untuk mengontrol kadar insulin.
Membaca Buku Gelombang Lautan Jiwa, kita seperti diajak untuk memahami penyebab, gejala dan apa yang dirasakan oleh seorang penderita Skizofrenia. Bagi saya ini adalah sebuah buku yang sangat bermanfaat untuk membantu mengatasi penderita Skizofrenia.
Beberapa Testimoni dari sebagian pembaca
" Membaca memoar Anta Samsara membuat saya sangat terharu. Karena apa yang saya saksikan pada anak saya sudah terwakili pada kisah yang dibuat olehnya. Gaya bahasa dan rasa penasaran yang sangat tinggi untuk mempelajari lebih detail tentang skizofrenia menjadi benang merah yang dapat saya ambil sebagai pembelajaran untuk lebih memahami anak saya." Yadi Suparyadi

Info Lengkap Pembelian Buku Gelombang Lautan Jiwa 

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=405811359566&set=o.38338153743
Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia 
Bagus Utomo +62 815 8830 269

Sunday, December 5, 2010

Catatan Kecil Tentang Skizofrenia

Jika saat ini anda sedang browsing di internet dengan kata kunci, Cara menyembuhkan sakit jiwa, Terapi Sakit Jiwa, ciri ciri orang sakit jiwa, Penanganan Sakit Jiwa. Atau mungkin Terapi Depresi, Cara menyembuhkan depresi. Mudah mudahan tulisan saya ini bisa sedikit menjawab, meskipun tidak akan semuanya terjawab.

Sungguh bukan sesuatu yang mudah ketika kita menghadapi dan merawat salah satu anggota keluarga kita yang menderita Skizofrenia. Jikapun boleh memilih tentu tidak ada satupun orang yang ingin dia sendiri atau anggota keluarganya menderita Skizofrenia atau sakit apapun itu. Masyarakat lebih mengenal penyakit ini dengan sebutan Orang Gila, Sakit Jiwa dan lain lain. Dan saya sangat menyayangkan bahwa ternyata di media Televisi seringkali mengejek, menjadikan bahan guyonan. Mereka tidak pernah membayangkan bagaimana susahnya menghadapi ODS ini.

Mengingat Skizofrenia ini membutuhkan penanganan jangka panjang yang membutuhkan kesabaran. Sebelum beranjak lebih jauh ada baiknya saya berikan sedikit info tentang apa itu Skizofrenia.  Skizofrenia merupakan penyakit otak yang timbul akibat ketidakseimbangan pada dopamin, yaitu salah satu sel kimia dalam otak. Ia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra).
Rasa lelah, putus asa, marah, jengkel dan lain lain seringkali muncul ketika kita menghadapi penderita Skizofrenia yang selanjutnya kita sebut dengan ODS. Dilain pihak ODS adalah bagian dari keluarga kita yang membutuhkan penangan, perawatan dan cinta kasih yang sungguh tiada batas. Dan hal ini bisa jadi bukan merupakan hal mudah, tapi semoga ada kemudahan dari Allah SWT.
Saya hanya ingin berbagi rasa dan berbagi informasi, jika saat ini ada salah satu anggota keluarga anda, atau anda ingin membantu ODS agar sembuh dari sakitnya, ada sebuah komunitas di Facebook yang bernama Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia. Komunitas ini didirikan oleh teman teman yang peduli dengan Skizofrenia dan memiliki pengalaman dalam menangani penderita ODS. Saat ini keberadaan forum ini cukup mendapat respon dari berbagai pihak. Bahkan pernah ada sebuah acara di GLobal TV yaitu Rossy Show yang menayangkan tentang Skizofrenia ini.
Berbagai kegiatan sudah dilakukan dengan serius oleh Komunitas yang di kelola oleh Mas Bagus Utomo dan kawan kawan. Kegiatan itu antar lain Kopi Darat yang sudah dilaksanakan di beberapa daerah di Indonesia misalnya Jogjakarta, Jakarta, Penerbitan Buku tentang Skizofrenia dan lain lain. Rencananya akan di bentuk simpul di berbagai daerah agar bisa semakin membantu keluarga dan ODS.
Semoga rahmat Allah senantiasa bersama kita, melimpahkan kesabaran bagi saudara saudara kita yang menderita ODS dan semoga keluarga diberi kesabaran yang melimpah.

Wednesday, December 1, 2010

Kita Sedang Menjalani Peran Baru

Saya ingin mengawali artikel ini, dengan sebuah Puisi, Puisi yang sangat indah menurut saya.
“Dua orang mahasiswa mengikat cinta dalam perkawinan untuk menghindari berbagai hubungan yg dilarang sang Khalik.

Hari itu 30 okt 1983, si pria 29 tahun dan gadisnya 22 tahun.

Dua orang mahasiswa mengikat cinta dalam perkawinan untuk mendapat keturunan seperti yang dipertintahkan sang Khalik.

Anak pertamanya lahir, si bapak mengurus, menjaga malam hari, mengganti popok & memandikan.

Si Ibu menyusui. Mereka masih muda dan saling menyinta. Si pria 32 tahun dan kekasihnya 25 tahun.

Si pria sudah sarjana, setelah 10 tahun, setelah mempunyai anak dua. Mereka masih muda dan saling menyinta, si pria 34 tahun dan kekasihnya 27 tahun.

Si pria sudah bekerja, kekasihnya sudah sarjana, anak mereka sudah 4. Hari itu mereka memasuki rumah yang diidamkan oleh setiap keluarga. Mereka masih bugar dan saling menyinta. Si pria 42 tahun dan kekasihnya 35 tahun.

Hari ini si pria 54 tahun, ia tergeletak karena sakitnya didampingi oleh kekasihnya yang 47 tahun, tidak muda lagi menjelang ulang tahun perkawinan mereka yang ke 25.

Dalam sakitnya berkelebat semua kenangan dengan kekasihnya. Dalam sakitnya ia
menulis untuk kekasihnya:

“Dik Uta,” demikian panggilan kesayangan sang pria setelah sakit untuk kekasihnya yang bernama Utami

“Saya tidak akan pernah lupa ketika awal penyakit itu datang kamu menenangkan saya dengan kata-kata

“Kita sedang menjalani peran baru”

Subhanallah, dik Uta kata-kata itu sangat menjadi inspirasi untuk saya menjalani sakit saya. Dan, saya selalu berdoa,

“Ya Allah berilah kecerdasan untuk kami agar kami selalu melihat semua ketetapanmu melalui sudut pandang yang membahagiakan”.

Peran Baru, itu adalah salah satu sudut pandang yang cerdas dan membahagiakan

Ahh di Uta, teralu banyak dan panjang jika saya tulis betapa rasa terima kasih atas ketegaranmu menjalani peran baru ini.

Saya tahu dik Uta sedih tapi kamu tetap tegar

Saya tahu dik Uta takut, tapi kamu tetap tegar

Saya tahu dik Uta lelah tapi kamu tetap tegar, mengurus saya, membersihkan, dan membalik badan saya setiap 1 jam di malam hari.

Saya tahu dik Uta ingin jalan-jalan untuk hilangkan jenuh tapi kamu tetap tegar mendampingi saya karena saya tidak bisa ditinggal terlalu lama sendiri.

Saya tahu dik Uta selalu mengharapkan kata-kata cinta dari saya tapi kamu tetap tegar walau kamu tak pernah mendengar kata-kata itu.

Hari ini kamu akan mendengarnya dari mulut saya

“Dik Uta, aku cinta kamu tanpa batas”

“Saya akan selalu bahagiakan kamu tanpa batas,”

“Saya akan selalu ada untuk kamu tanpa batas,”

Kelak kalau saya sudah bisa jalan, kita akan pergi kemanapun kamu mau

Yang selama ini hampir tidak pernah kita lakukan.

Dik Uta, pikirkanlah yang terbaik tentang cita-cita kita karena Allah SWT berfirman:

“Aku sebagaimana prasangka hambaKu”


Bagaimana menurut anda? indah bukan? Puisi tersebut saya dapat dari ritual blogwalking yang sebenarnya sudah lama saya tinggalkan. Puisi tersebut berasal sebuah blog Milik Om Pepeng. Ya Anda tidak salah, beliau memang benar Om Pepeng, yang dulu terkenal di RCTI dengan acara Jari Jari. Puisi tersebut menceritakan tentang apa yang terjadi antara Om Pepeng Soebardi dengan istri beliau Utami Mariam Siti Aisyah.
Sebuah cerita tentang kesetiaan tentu saja. Sebuah cerita yang bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja untuk tetap menemani, mendukung dan merawat sahabat, anggota keluarga, istri, suami, anak, orang tua atau siapapun yang membutuhkan limpahan cinta dari anda. Yang saat saat ini mungkin mengalami hal yang sama, menderita Multiple Skleorosis seperti yang diderita Om Pepeng, Diabetes Melitus, Skizofrenia, Stroke, Kanker, Jantung, Hepatitis, Flu Burung, AIDS dan berbagai penyakit lainnya.
Ibarat aktor film, mungkin anda sedang menjalani peran baru dari Allah SWT yang saya tahu tidak mudah bagi semua orang dan mudah mudahan Allah memudahkan segalanya..
Semoga Puisi yang sebenarnya adalah bagian dari Kata Pengantar dari Buku Thats All, karya Om Pepeng dan Ibu Tami, bisa bermanfaat bagi anda.

Usah Kau Lara Sendiri - Hari Aids Sedunia 1 Desember 2010

Menderita sebuah penyakit seperti AIDS tentu bukanlah sebuah pilihan hidup bagi siapapun. Namun ketika AIDS sudah menyerang seseorang, dibutuhkan mental yang cukup kuat untuk menghadapinya. Tidak ada satupun manusia yang hidup didunia ini, yang ingin menderita ataupun berharap agar mendapat penyakit termasuk AIDS. Jika hari ini ada sahabat, teman, keluarga atau bahkan ada yang terinfeksi HIV ini, mudah mudahan diberi kekuatan oleh Allah SWT untuk menghadapinya.

Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV;[1] atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).

Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan. Silahkan Anda baca selengkapnya di Wikipedia
Tentu bukan hal yang mudah diterima, ketika ada salah satu anggota keluarga atau bahkan kita sendiri bisa terjangkit virus HIV. Berbagai pandangan masyarakat tentang penyakit ini, terkadang bisa mengecilkan hati.
Ada beragam kisah tentang penderita HIV. Misalnya kisah Prita, 25 tahun, sarjana jebolan sebuah universitas di Bandung, mengaku dirinya sudah salah tingkah saat menjelang pernikahannya dengan Budi (bukan nama sebenarnya) setelah mendadak sang pacar mengaku dirinya positif HIV.

Awalnya, tentu saja sempat shock. Tapi apa mau dikata. Upacara pernikahan sudah di depan mata. Kerabat dan handai taulan juga sudah diberi kabar. "Tapi tak cuma persoalan keluarga dan kerabat, sebab saya sudah kadung cinta mati kepadanya," tutur Prita beralasan kenapa dirinya sedia menikah dengan Budi, kendati tahu calon suaminya itu telah positif HIV.

Maka mulailah, Prita menjalani kemalangan hidup. Saat dirinya mengaku terus terang perihal kondisi suaminya, keluarganya pun menyisihkan dirinya seperti najis.

Tapi Prita yakin--meski belum pernah menjalani test HIV--dirinya tak tertular virus mengerikan itu. Sebab katanya, sepanjang setahun pernikahannya, suaminya selalu mengenakan kondom saat berhubungan intim.
Posting ini saya akhiri dengan sebuah lirik dari Katon Bagasakara & Ruth Sahanaya
USAH KAU LARA SENDIRI
kulihat mendung menghalangi pancaran wajahmu
tak terbiasa kudapati terdiam mendura
apa gerangan bergemuruh di ruang benakmu
sekilas kilau mata ingin berbagi cerita

kudatang sahabat bagi jiwa
saat batin merintih
usah kau lara sendiri
masih ada asa tersisa ...

letakkanlah tanganmu di atas bahuku
biar terbagi beban itu dan tegar dirimu
di depan sana cahya kecil 'tuk memandu
tak hilang arah kita berjalan
... menghadapinya ...

sekali sempat kau mengeluh kuatkah bertahan
satu persatu jalinan kawan beranjak menjauh

kudatang sahabat bagi jiwa
saat batin merintih
usah kau lara sendiri
masih ada asa tersisa ...

letakkanlah tanganmu di atas bahuku
biar terbagi beban itu dan tegar dirimu
di depan sana cahya kecil 'tuk membantu
tak hilang arah kita berjalan
... menghadapinya ...


letakkanlah tanganmu di atas bahuku
biar terbagi beban itu dan tegar dirimu
di depan sana cahya kecil 'tuk membantu
tak hilang arah kita berjalan
... menghadapinya ...

tak hilang arah kita berjalan
... menghadapinya ... (usah kau simpan lara sendiri)

Sunday, September 26, 2010

Daftar RS dan Panti Rehabilitasi Mental di Seluruh Indonesia

Skizofrenia bukan disebabkan oleh guna2, santet, rendah iman, makan duit haram, kerasukan jin dll.
Skizofrenia adalah soal medis, ketidakseimbangan kimiawi di otak. Penderita skizofrenia bukan orang bodoh, bahkan banyak sekali yg sangat2 pintar. Mereka juga bukan orang yg pribadinya bermasalah. Justru orang2 yg baik dan jujur. Tapi mereka orang yg butuh bantuan.



Berikut Daftar RS dan Panti Rehabilitasi yang saya dapat dari Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia.Silahkan juga menyaksikan tayangan Rossy Show Global TV Episode Skizofrenia di Youtube.com.


BALI

RS Jiwa Pusat Bangli
Alamat : Jl. Kusumayuda Bangli

RS. Jiwa Bina Atma
Alamat : Jl. Cokroaminoto Km 5, Denpasar
Telp : (0361) 425744
Faksimile : (0361) 427323


BENGKULU

RS. Jiwa Bengkulu
Alamat : Jl. Bhakti Husa Lingkar Barat, Bengkulu

DI Yogyakarta

RS Jiwa Prop. D.I.Yogyakarta
Alamat : Jl. Kaliurang Km 17 Yogyakarta

RS Jiwa Puri Nirmala
Alamat : Jl. Jayaningprangan 13 Pakualam Yogyakarta


DKI JAKARTA

RS Saraf dan Jiwa Dharma Jaya,
Alamat : Jl. Raya Mangga Besar No. 138

RS Jiwa Jakarta
Alamat Jl dr. Latumeten No. 1, Jakarta Barat
Lokasi Jakarta Barat
Telpon 021-5682842
Fax 021-5682843

RS. Islam Khusus Kesehatan Jiwa
Alamat : Jl. Bunga Rampai X Perumnas Klender
Telpon : (021) 8622491
Faksimile : (021) 86610234

RS. Jiwa Grogol
Alamat : Jl. Prof. Dr. Latumenten 1
Telpon : (021) 5682843
Faksimile : (021) 5682842

RS. Saraf & Jiwa Dharama Jaya
Alamat : Jl. Raya Mangga Besar 138
Telpon : (021) 6393627
Faksimile : (021) 6597780

JAWA BARAT


BANDUNG

RS. Jiwa
Alamat : Jl. Laks. L RE Martadinata 11
Telpon : (022) 4203651
Faksimile : (022) 4205447

RS. Jiwa Hurip Waluya
Alamat : Jl. Karang Tineung Dalam 1 A
Telpon : (022) 2038892

CIMAHI

RS Jiwa Cimahi
Alamat : Jl. Kol. Masturi, Cimahi


BOGOR

RS Jiwa Bogor
Alamat : Jl. Dr. Semeru No. 114, Bogor


JAWA TENGAH

Rumah Sakit Jiwa Prof.dr.Soeroyo Magelang
Alamat : Jl. A Yani 169 Magelang Jawa Tengah
Telp. (0293) 363601 Fax. (0293) 365183
Website: http://rssm-hospital.com/dir2/index.php


RS Jiwa Budi Asih
Alamat: Jl Urip Sumoharjo 91 Magelang

RS Jiwa Klaten
Alamat : Jl Raya Wedi Klaten

RS Jiwa Surakarta
Alamat : Jebres Surakarta
Kentingan Po Box 187 Surakarta, 57126

RS Jiwa Tathya Puri
Alamat : Jl Monginsidi No.82 Surakarta

RS Jiwa Puri Waluyo
Alamat: Jl Kepatihan Wetan Surakarta

RS Jiwa Semarang
Alamat : Jl Brigjen Sudiarto Semarang

RS Jiwa Puri Asih
Alamat : Jl Sompok No.18 Semarang


JAWA TIMUR

RS Jiwa Lawang - Dr.Radjiman Wediodiningrat
Jl. Jend. A. YANI Lawang, Kabupaten Malang
Kode Pos : 65208
Telp. (0341) 426015, 429067 UGD : (0341) 423444
FAX : (0341) 423785 . E-mail : rsjlawangmalang@yahoo.co.id
Website: http://rsjlawang.com/

RS Jiwa Aditama
Jl Raya Bunder Gresik

RS Jiwa Menur
Alamat : Jl Menur 120 Surabaya


JAMBI

RS Jiwa Pusat Jambi
Alamat : Jl. Km 9,5 Kenali Besar, Jambi


KALIMANTAN BARAT

RS Jiwa Singkawang
Alamat : Jl Raya Singkawang Singkawang

RS Jiwa Pontianak
Alamat : Jl Ali Anyang No.1 Pontianak

KALIMANTAN TIMUR

RS Jiwa Pontianak
Alamat : Jl Ali Anyang No.1 Pontianak

LAMPUNG

RS Jiwa Bandar Lampung
Alamat : Jl. Raya Gedong Tataan Km. 13 B. Lampung

NANGGROE ACEH DARUSSALAM

RS Jiwa Banda Aceh
Alamat : Jl. Kakap 25 Banda Aceh

NUSA TENGGARA BARAT (NTB)

RS Jiwa Mataram
Alamat : Jl A Yani 1 Selagalas Mataram

SULAWESI TENGAH

RS Jiwa Palu
Alamat : Km. 13 Mamboro Palu

SULAWESI TENGGARA

RS Jiwa Kendari
Alamat : Jl Letjen Suprapto Kendari



Untuk Klinik/Psiatri:

- Klinik Empati;
Psikiatri RSCM klinik pelayanan psikiatri tersier (ini klinik baru khusus yg ditangani oleh Dokter-dokter Spesialis Di RSCM. Bukan Poliklinik yg didepan.)
Alamat: DEPARTEMEN PSIKIATRI RSCM
Jl. Kimia II No. 35, Jakarta Pusat
Telp. 62 21 3107741 ext. 116

Sanotarium
- Sanatorium Dharmawangsa
Alamat: Jl. Darmawangsa Raya No.13
Blok P II - Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12610, Indonesia
Telp. 021-7394484. Fax 021-7394162

Untuk Perkumpulan selain forum ini

- Perhimpunan Jiwa Sehat
Perkumpulan ini baru dibentuk th 2008,mengadakan pertemuan anggota secara berkala, dan sering mengadakan simposium mengenai penyakin kejiwaan (schizophrenia, bipolar, dll)
Alamat : Pulo Asem Utara III NO.1
Jakarta Timur
Telp/Fax: 021-47868934
Email: jiwasehat@gmail.com



 Di Jakarta Selatan

Yayasan Daha Graha (Dulu Dharma Graha- Ciganjur)
Jl. M Kahfi I No.125
Telp: 021 - 7271492 - 7867167
Fax: 021 - 7271492

Biaya Rawat Inap: Rp. 100rb per hari



Panti Rehabilitasi/Penitipan Pasien Mental:

Yayasan Bagja Waluya
Jl. Poras Rt 04/Rw 04 No. 121
Kel. Loji Gunung Batu/Sindang Barang
Kota Bogor 16110 (ada papan nama di pinggir jalan)
Tlp/fax. 0251-837 7950
Biaya Perawatan Rp. 50.000/hari (termasuk: makan dan obat)

 Panti Yayasan Bagja Waluya: 1 ruangan terdapat kira2 10-15 tempat tidur.
Pendiri: Dr Edi Triwibowo





Yayasan YPKK
Jl Raya semplak, Bogor (Belakang BRI Semplak, ada papan nama di pinggir jalan)
Telp. 0251-7534752
Biaya Perawatan Rp 50.000/hari (termasuk makan & obat)


Panti YPKK : 1 ruang tidur hanya terdapat 3 tempat tidur, biasanya pasien yang berusia muda dan tua di pisahkan. Pasien berusia lanjut (50 th ke atas) berada dekat pos perawat.
Pendiri: Dr. Jun (sekarang berdomisili di Amerika Serikat)


RSJ Marzuki Mahdi Bogor
Jl. Dr Sumeru No. 114 Bogor
Telp. 051-8320467
Biaya Perawatan:
Ruang Subadra (khusus pasien yang mengalami gangguan fisik)
Kamar Rp. 75.000/hari
Visit Dokter Rp. 25.000/visit
Asuhan Keperawatan Rp. 17.500
Adminiatrasi Rp. 1.750/hari
Biaya tersebut Diluar biaya obat-obatan

Ruang Arimbi (kelas 3)
Kamar Rp. 50.000/hari
Visit Dokter Rp. 25.000/visit
Asuhan Keperawatan Rp. 17.500
Adminiatrasi Rp. 1.750/hari
Biaya tersebut Diluar biaya obat-obatan



Sumatera Utara



Rumah Sakit Jiwa & Ketergantungan Narkoba Mahoni
Jl Mahoni 18
MEDAN 20235
061-4536238

Rumah Sakit Jiwa Bina Atma
Jl HOS Cokroaminoto 122
MEDAN 20232
061-4520757

Rumah Sakit Jiwa Bina Karsa
Jl Pales III Ling VII 19
MEDAN 20135
061-8361448

Rumah Sakit Jiwa Daerah Propinsi Sumatera Utara
Jl Tali Air 21
MEDAN 20222
061-8360305


Rumah Sakit Jiwa Dan Ketergantungan Obat Sembada
Jl Sembada 12 23
MEDAN
061-8214573

Rumah Sakit Umum Dr Pirngadi
Jl Prof Dr HM Yamin SH 147
MEDAN 20111
061-4536022

Rumah Sakit Umum H Adam Malik
Jl Bunga Lau 17
MEDAN 20136
061-8364573

Badan Rumah Sakit Umum Deli Serdang
Jl MH Thamrin
LUBUKPAKAM 20511
061-7952068


Nangroe Aceh Darusalam

Badan Pelayanan Kesehatan Jiwa Prop NAD
Jl T Syarief Thayeb 25,Bandar Baru,Kuta Alam
BANDA ACEH
Telp : 0651 3291347


Bali

Rumah Sakit Jiwa Bangli
Jl Kesumayuda 29,Kawan,Bangli
BANGLI
Telp : 0366 3568782


Bengkulu

Rumah Sakit Jiwa & RSKOB Daerah Bengkulu
Jl Citanduy
BENGKULU
Telp : 0736 7318372


Kalimantan Barat



Kategori: Rumah Sakit Jiwa
Rumah Sakit Jiwa
Jl Bukit Barisan Gg Gn,Pasiran,Pasiran
SINGKAWANG


Thursday, September 23, 2010

Tentang Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia di Facebook

Mungkin tak banyak dari yang tahu apa itu Skizofrenia. Dari sebuah artikel yang saya baca dari Komunitas Peduli Skizofrenia di Facebook, Skizofrenia adalah penyakit gangguan mental yang sangat dahsyat yang memiliki dasar biologis. Ia menyerang otak penderita. Diderita oleh 1-5 persen dari populasi. Umumnya skizo diderita oleh mereka yang di usia produktif 16-30 tahun, sehingga merusak masa depan generasi muda dan menghancurkan sendi-sendi keluarga.
Wikipedia juga memberikan pengertian tentang apa itu Skizofrenia. Skizofrenia merupakan penyakit otak yang timbul akibat ketidakseimbangan pada dopamin, yaitu salah satu sel kimia dalam otak. Ia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra).
Kebanyakan orang lebih mengenal Skizofrenia sebagai penyakit gangguan jiwa, depresi, penyakit mental, sakit gila dll.  Bahkan di media televisi kita pernah menyaksikan beberapa penderita Skizofrenia ini di pasung, karena di anggap sangat mengganggu lingkungan sekitarnya. Bagi keluarga penderita Skizofrenia, memang membutuhkan energi ekstra dan perjuangan seumur hidup untuk membantu kesembuhan penderita Skizofrenia ini. 

Pengobatan yang sangat mahal dan informasi mengenai penyakit ini yang sangat sedikit mengakibatkan banyak keluarga yang harus merelakan orang yang dicintainya hidup seperti zombie. Sementara banyak keluarga lagi yang harus bertaruh nyawa setiap hari dengan hidup bersama penderita skizofrenia yang tidak mendapat pengobatan yang memadai dan tanpa pengetahuan yang cukup untuk menghadapinya.

Ketika anda bertemu orang gila di jalan. Membaca berita di koran ttg ayah membunuh anak istrinya karena diperintah Tuhan. Sangat mungkin itulah salah satu bentuk skizofrenia.

Melalui group facebook Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia(KPSI) kami mengajak rekan2
penderita, keluarga, rekan dan semua orang untuk lebih memahami mengenai kesehatan mental khususnya mengenai skizofrenia. Kami berharap kita semua bisa saling berbagi cerita, belajar dan menghadapi skizofrenia bersama2.

Untuk begabung dengan Komunitas, silahkan kunjungi alamat berikut.

http://www.facebook.com/group.php?gid=38338153743 

...................
         
Letakkanlah Tanganmu Di Atas Bahuku
Biar Terbagi Beban itu dan Tegar Dirimu
Di Depan Samar Cahya Kecil Tuk Memandu
Tak Hilang Arah Kita Berjalan Menghadapinya

Sekali Sempat Kau Mengeluh Kuatkah Bertahan
Satu Persatu Jalinan Kawan Berajak Menjauh
Kudatang Sahabat Bagi Jiwa Saat Bathin Merintih
Usah Kau Lara Sendiri Masih Ada Asa Tersisa

Tak Hilang Arah Kita Berjalan Menghadapinya
Usah Kau Simpan Lara Sendiri........

Sebagian besar artikel ini saya kopi paste dari :
http://www.facebook.com/topic.php?uid=86293277717&topic=15960